Ingin
belajar tentang geografi ? tetapi sulit? Sudah belajar namun nilai tak kunjung
baik ? Disini kita akan membagikan tips untuk berprestasi dalam bidang
geografi. Sebelumnya apa itu geografi ? Sesuai dengan standar isi SMA, geografi
adalah ilmu untuk menunjang kehidupan sepanjang hayat dan mendorong peningkatan kehidupan. Lingkup bidang
kajiannya memungkinkan manusia memperoleh jawaban atas pertanyaan dunia
sekelilingnya yang menekankan pada aspek spasial, dan ekologis dari eksistensi
manusia. Bidang kajian geografi meliputi bumi, aspek dan proses yang
membentuknya, hubungan kausal dan spasial manusia dengan lingkungan, serta
interaksi manusia dengan tempat. Sebagai suatu disiplin integratif, geografi
memadukan dimensi alam fisik dengan dimensi manusia dalam menelaah keberadaan
dan kehidupan manusia di tempat dan lingkungannya.
Setelah
tahu geografi itu apa? Mari kita lanjutkan untuk memulai tips nya.
1.Keluar
dari rumah dan traveling
jalan-jalan naik bukit
Bermalas-malasan
di kamar tentu tidak sehat bagi tubuh maupun pikiran. Anda butuh banyak
referensi. Dalam islam, terdapat ada 2 ayat. Ayat-ayat Qauliyah yang
difirmankan Allah SWT didalam Al-Quran dan Ayat Kauniyah adalah ayat atau benda
disekeliling yang diciptakan Allah. Terus bagaimana? Semakin banyak kalian
jalan-jalan sambil mengagumi ciptaan Allah dan membaca ayatnya, semakin banyak
juga kalian belajar tentang geografi. Jalan-jalan sambil mengamati pola sungai,
pantai, naik gunung, biota laut, hewan dan tumbuhan, sawah, pertunjukan seni,
kearifan lokal dan lain sebagainya akan menyenangkan sekaligus tidak bikin cupu
apabila ditanya guru.
2.Peka
terhadap kondisi sekitar
ikut aksi sosial misal tanam bakau
Pernah
merasakan gempa? Tanah longsor? Terjebak dalam kerusuhan ? Kekeringan ? Abrasi pantai?
Itu semua adalah contoh fenomena geografi. Berpikirlah mengapa hal tersebut
terjadi? Apa dampaknya? Bagaimana solusinya? Tanyakan pada guru, orang tua atau
pada jaman sekarang tinggal googling langsung ketemu. Misal pada saat terjadi
gempa bumi. Anda tidak boleh cuek, anda harus
melakukan evakuasi diri agar selamat dari runtuhan. Kalau tidak bergerak
ya mungkin bisa tertimpa atau bahkan anda harus pergi ke tempat yang tinggi
karena gempa itu berpotensi tsunami.
3.Update
berita setiap waktu
update lewat pantau twitter
Berita
di media sosial (twitter, facebook, path, bbm, instagram, dll) kalau tidak ada
ya mungkin dari TV atau radio banyak
menayangkan fenomena geografi. Secara tidak langsung anda sudah belajar
menganalisis fenomena melalui tayangan berita itu yang dituliskan penulis, atau
si pembawa berita.
4.Membaca
membaca santai
Membaca?
Ya ini serius. Geografi itu tentang wawasan, jadi semakin banyak anda membaca
buku/artikel/media pembelajaran lain tentang geografi ya anda semakin pintar.
Geografi itu bukan tentang hafalan gak harus semua harus dihafal cukup dengan memahami
poin-poinnya saja yang penting membekas di otak anda. Anda akan lebih mudah
belajar geografi karena geografi ada ilustrasi gambarnya bukan teori tok/saja.
5.Pelajari
peta
belajar lewat aplikasi peta juga asyik
Kenapa
harus peta? Dora The Explorer saja belajar peta, masak anda tidak?. Perlu
diketahui senjata pamungkas untuk kajian tentang geografi ya peta. Bagaimana caranya?
Mulai dari pengenalan pembacaan peta dari unsur-unsurnya, pengenalan lokasi
(tambang, persebaran, deskripsinya, wisata, dll), belajar lewat google
earth/google maps/wikimapia juga bisa, syukur-syukur belajar pencitraan
penginderaan jauh bahkan SIG secara sungguh-sungguh.
Itu
dia tips agar belajar geografi lebih berprestasi. Tetap luruskan niat,
perbanyak usaha dan jangan lupa berdoa. Selamat mencoba dan ditunggu kabar baik
dari anda. Siapa tahu anda terinspirasi dan menjadi jawara olimpiade.
Bencana
adalah suatu peristiwa atau rangkaian kejadian yang mengakibatkan korban
penderitaan manusia, kerugian harta benda, kerusakan lingkungan, sarana dan
prasarana serta dapat menimbulkan gangguan terhadap taat kehidupan dan
penghidupan masyarakat. Tahun ke tahun
jumlah penduduk semakin meningkat begitu pula dengan jumlah bencana yang
dilaporkan oleh media massa.
Bencana
pada dasarnya disebabkan dua hal yaitu karena alam dan karena kegiatan manusia.
Kegiatan alam memang prosesnya alamiah sehingga memunculkan bencana alam
seperti pergerakan lempeng kerak bumi yang mengakibatkan memicu gempa bumi
tektonik dan tsunami, kegiatan vulkanisme mengakibatkan letusan gunung berapi
dan gempa vulkanis, tonah longsor, banjir, angin puting beliung. Sebaliknya
kegiatan manusia tentunya melibatkan dan dikendalikan oleh manusia. Bencana
yang ditimbulkan memang tidak diistilahkan secara khusus. Namun bencana akibat
manusia umumnya paling mengancam dengan manusia karena erat kaitanya dengan kelangsungan
hidup. Bencana yang merusak lingkungan diantaranya. Bencana ini telah terbukti
sebagai salah satu ancaman yang serius di Indonesia yang gejalanya menigkat
baik frekuensi bencanannya ataupun sebarannya yang bertambah luas.
Kerusakan
Lingkungan adalah salah satu faktor penyebab pemicu bencana. Bagaimana tidak
manusia dengan dalih memenuhi kebutuhanya yang semakin besar dan komplek
menyebabkan kerusakan lingkungan. Manusia dengan segala dalih dan alasan sering
lupa dengan kondisi sekitarnya. Aktivitas ekonomi yang mengeruk sumber daya
demi kepentingan manusia sepertinya kurang bersahabat dengan lingkungan.
Bagaimanapun juga manusia hidup didalam lingkungan seperti manusia merusak
rumahnya sendiri. Seperti halnya dalam game bila kita menyerang kemungkinan
pertahanan kita dibobol lewat serangan balik dikenal dengan istilah counter attack dapat pula menjadi
ancaman kita. Mungkin bukan untuk kita namun bisa menurun akibatnya ke
generaasi anak cucu kita.
Sayangnya
Bumi ini hanya satu di Alam semesta ini, kemungkinan untuk pindah setelah
lingkungan kita rusak sangat sedikit. Lalu yang harus kita lakukan apa? Ada
langkah-langkah kecil untuk mereduksi kerusakan lingkungan hidup kita. Tindakan
ini tidak juga harus besar yang akhirnya dilakukan secara simbolis dan tidak
berkelanjutan namun yang perlu dilakukan adalah tindakan kecil yang menjadi
kebiasaan malah berefek besar. Contohnya dari lingkungan kita sendiri, mulai
dari penghematan penggunaan listrik, membuang sampah ditempat sampah, menanam
satu pohon tiap rumah dan hemat penggunaan air bersih.
Tindakan
pencegahan dan penanggulangan ini bukan hanya menjadi tugas dari pemerintah
saja atau instansi terkait tetapi juga semua lapisan masyarakat. Dalam kaitan
ini perlu ditekankan bahwa semua adalah komponen dari lingkungan, masyarakat
yang merusak masyarakat sendiri pula yang akhirnya menanggung bencana dan
bahkan korban akibat dari kerusakan lingkungan. Pelibatan masyarakat ini tidak
bisa hanya dalam bentuk sosialisasi namun partisipasi aktif sangat diperlukan.
Manusia
diciptakan mempunyai akal. Khalifah di dunia adalah manusia. Kerusakan yang
terjadi bumi sudah selayaknya menjadi genggaman tanggung jawab manusia. Selamat Hari Bumi 22 April 2016.
Sextet adalah permainan kartu
yang diadopsi dari permainan kartu kuartet. Modifikasi pada kartu sextet ada
pada jumlah serinya yaitu 6 kartu. Modifikasi lain yaitu pada cara meminta
kartu dengan “clue”.
Gambar 01 : Keterangan Kartu
Keterangan
:
1. Judul (kategori
Fauna Dunia)
Menunjukkan salah
satu tipe fauna dunia yang ada.
2. Sub-judul
Menunjukkan contoh
fauna sesuai dengan tipe fauna yang tercantum pada judul.
3. Contoh Fauna
Menunjukkan fauna
yang menjadi fokus dan merupakan salah satu fauna yang
termasuk kedalam kategori
tipe fauna sesuai
dengan judul.
4. Gambar
Menunjukkan gambar
fauna yang menjadi fokus.
5. Deskripsi/ “clue”.
Menjelaskan deskripsi dari fauna yang menjadi clue permainan.
6. Identitas
Menunjukkan tujuan
pembuatan kartu yaitu sebagai media pembelajaran Geografi (Media) serta
menunjukkan nama pembuat contoh : Wild dream
Cara Bermain
1.Kocok dan bagi kartu
2.Setiap pemain mendapatkan 6 kartu
3.Permainan dimulai dari yang membagi kartu
4.Pemain selanjutnya sesuai urutan arah jarum jam
5.Pemain pertama meminta kartu dengan menyebutkan seri, misal : Australian
6.Jika pemain yang diminta mempunyai kartu nama hewan pada seri, dia harus
memberitahu dan kemudian membacakan “clue” yang ada.
7.Pemain pertama harus menebak jawaban “clue” kartu
8.Jika jawaban benar kartu yang diminta harus diserahkan
9.Kemudian pemain pertama melanjutkan permainan
10.Jika tebakan “clue” salah
11.Pemain pertama harus mengambil kartu di deck. Kemudian pemain berikutnya
melanjutkan
12.Permainan dilanjutkan dengan cara tersebut, sampai kartu habis
13.Pemain yang terbanyak mengumpulkan seri menjadi pemenangnya.
Alat dan Bahan
Alat : Gunting, Printer
Bahan : Gambar fauna, frame kartu, kertas
ivory/kertas tebal.
Tujuan Media Pembelajaran
Media ini dibuat dengan
tujuan mampu membantu siswa untuk mencapai tingkatan kompetensi C4 yaitu
peserta didik mampu menguraikan informasi ke dalam beberapa bagian, menemukan
asumsi, membedakan fakta dan pendapat, dan menemukan hubungan sebab dan akibat.
Dalam media ini, peserta didik
diajak untuk mengenal
ciri-ciri masing-masing fauna
di dunia. Selain itu, peserta
didik juga diajak untuk menganalisis
ciri-ciri yang disebutkan temannya
sebagai clue untuk mengenal fauna pada suatu wilayah persebaran fauna tersebut.
Dalam Pembelajaran Kurikulum
KTSP dapat dimasukan pada bahasan :
Standar Kompetensi :Menganalisis
fenomena biosfer dan antroposfer
Kompetensi Dasar : Menganalisis persebaran
hewan dan tumbuhan
Indikator : Siswa mampu menganalisis sebaran hewan di Dunia
Siapa
bilang muslim di Nusa Tenggara Timur sedikit ?. Kamis 14 April 2016, diselenggarakan
Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi di Kabupaten Ngada yang menjadi tuan
rumah adalah Madrasah Aliyah Swasta Muhammadiyah Riung sekolah saya SM3T
(Sarjana Mengajar daerah Terluar, Terdepan, Tertinggal) mengabdi. KSM ini
diikuti 8 madrasah yang menyebar di Kabupaten Ngada yakni MIS Al-Ghuraba
Bajawa, MIS Al-Hikmah Riung, MIS Al-Bina Rawuk, MTs Baar, MTs Maumbawa, MTs Raudhatul
Jannah Riung dan tuan Rumah MA Muhammadiyah Riung. Total jumlah peserta adalah
26 dengan rincian. Jenjang MI cabang matematika 3 orang dan cabang sains 5
orang. Jenjang MTs cabang matematika 2 orang, cabang fisika 2 orang, cabang
biologi 2 orang. Jenjang MA diikuti cabang matematika 2 orang, cabang fisika 2
orang, cabang kimia 2 orang, cabang biologi 2 orang, cabang ekonomi 2 orang dan
geografi 2 orang.
Gambar 1 : Suasana Pembukaan Kompetisi Sains Madrasah tingkat Provinsi di MA Muhammadiyah Riung
Sesuai
dengan Petunjuk Teknis Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2016 penyelenggaraan ini diharapkan
memupuk motivasi peserta didik untuk terus mencintai dan bergairah mempelajari
bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Setelah memiliki dan mengamalkan ajaran
agama Islam yang kuat dan menjadi panutan bagi yang lainnya, sebagai anak bangsa
yang baik dan berakhlakul karimah, diharapkan setiap siswa madrasah mampu membangun
bangsa khususnya di bidang IPTEK yang semakin hari semakin tak terpisahkan dari
kehidupan masyarakat saat ini.
Acara
Pembukaan dihadiri dan diawasi oleh JFU Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag,
Penyusun Program Anggaran Subbag Perencanaan dan keuangan Kanwil Kemenag NTT,
Camat Riung, Kepala Madrasah dan guru-guru pendamping.
Penyelenggaran
KSM tingkat Provinsi ini berbeda dari tahun sebelumnya. Dimana tiap Kabupaten
yang ada di NTT menyelanggarakan sendiri di wilayahnya tapi tetap ada
pengawasan dari Kantor Wilayah Kemenag Provinsi. Tujuanya tidak lain untuk
menghemat anggaran peserta yang biasanya diselenggarakan akbar di Kupang yang
memberatkan madrasah. Peserta yang lolos akan diadu poin/nilai tiap Kabupaten
untuk dikirim ke KSM tingkat Nasional pada bulan Agustus mendatang di Pontianak
Kalimantan Barat.
Gambar 2 : Sambutan Camat Riung Promosi Wilayahnya Yang terkenal Sebagai Destinasi Wisata Mancanegara dengan Taman Laut 17 Pulau Riung
Menurut Kepala MA Muhammadiyah Riung Rismawan Landa S.Ag, penyelenggaran KSM di Kabupaten Ngada sebagai momen salah satu sarana promosi madrasah aliyah yang ada di Kabupaten Ngada. Beliau optimis ada duta dari Ngada yang lolos minimal tiap jenjang ada untuk mewakili Provinsi NTT untuk maju ke tingkat nasional.
Gambar 3 : Peserta Jenjang MI Serius Mengerjakan Soal KSM
Gambar 3 : Peserta Jenjang MTs dan MA
Penulis
(guru pembimbing cabang geografi) juga optimis bahwa salah satu anak didiknya
yang ikut cabang geografi tingkat MA dapat bersaing di tingkat NTT untuk dapat
berangkat ke Pontianak Kalimantan Barat Agustus nanti, Semoga. PETA LOKASI MA Muhammadiyah Riung